Monday, 29 July 2013

Cerita Indah di 13

Cerita indah ini dimulai ketika kita semua dipertemukan. Kita dipertemukan dalam keadaan (kebanyakan) tidak saling kenal, karena memang kita berasal dari kelas yang berbeda-beda. Beda pikiran, beda rasa, beda segalanya. Tapi kita sama, sama-sama ingin menuliskan cerita indah. Di suatu kelas, kelas dengan nama IA13, kita tulis cerita indah untuk ke depan.

Awal berada disini, masih terasa asing.  Namun seiring waktu berjalan, kita saling berkenalan satu sama lain di kelas, jejaring sosial dan lainnya, hingga kita saling mengenal.

Waktu terus berjalan. Keakraban mulai terjalin diantara kita. Kita? Iya, kita. Aku, kamu, dia dan mereka. Tidak hanya keakraban diantara kita, tapi ada juga yang menjalin kedekatan (suka, demen, atau apalah itu bahasanya), antara dia dan dia, atau dia dan dia. #ah sepertinya saya so tau sekali#

Waktu terus berjalan. Mulai tertulis cerita, bukan hanya tentang dia dan dia, atau dia dan dia, tapi tentang kita semua. Waktu dapat mengubah segalanya, karena sebab menyebabkan akibat. Sesuatu yang tidak berjalan dengan semestinya ada saja dalam coretan cerita indah kita. Entah itu yang bersifat formal atau non-formal. Entah itu yang bersifat individu atau kelompok. Jawabannya, “Karena ini hidup.”

Keindahan lagu tidak akan terlihat jika lagu tersebut hanya terdiri dari satu nada saja, butuh nada lainnya untuk menciptakan lagu yang indah. Begitu juga kita, kita bersama ingin menuliskan cerita indah. Di hari-hari yang kita jalani bersama ada saja  cerita tentang suka, duka, kesal, amarah, cinta. Suasana pun berbaur, ketika ada canda, tawa, tangis. Semua rasa jadi satu.

Tidak terasa, kita sudah melalui semua ini selama 3 tahun. Waktu terasa singkat ketika kita begitu menikmatinya. Entah karena saya yang begitu menikmati kebersamaan dengan kalian, tau-tau kita sudah tiba di akhir perjalanan S1 kita. Begitu banyak cerita indah yang tertulis bersama kalian. 3 tahun kebersamaan yang tidak akan pernah saya lupa dan mungkin akan menjadi cerita untuk anak cucu kita kelak. hehe

Ribuan terima kasih terucap dari lisan saya. Terima kasih atas segala pengalaman dan cerita indah yang kalian berikan. Semoga kita semua lulus tepat waktu dan wisuda bersama-sama (#aamiin). Semoga kita semua kelak menjadi orang-orang yang sukses dan berguna bagi orang tua juga orang-orang disekitar. Semoga suatu saat nanti jika kita bertemu lagi, kita bisa bercanda bersama lagi, tertawa bersama, dan melakukan sesuatu yang indah lagi, bersama-sama, bersama kalian. Karena kita satu. Satu keluarga. Saya akan sangat teramat merindukan kebersamaan bersama kalian.

Thursday, 6 June 2013

Cloud Computing (Review), Implementasi di Bidang Pendidikan dan Arsitektur (Diagram Konseptual) Cloud Computing

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hey kawan blogger. Kali ini saya akan mengulas kembali tentang Cloud computing, dan membahas implementasi cloud computing pada dunia pendidikkan dan arsitektur (diagram konseptual) cloud computing.

Cloud Computing
Pada tulisan saya sebelumnya yang berjudul “Mengorek Lebih Dalam Tentang Komputasi Awan (Cloud Computing)” telah dijelaskan “Apa itu Cloud computing?”. Cloud Computing? jika dilihat dari terjemahannya, terdapat 2 kosakata bahasa inggris. Dimana “Cloud” yang berarti awan, maksud awan disini adalah jaringan internet. Dan “Computing ” yang berarti komputasi atau perhitungan. Jika digabungkan Cloud Computing berarti komputasi atau perhitungan yang dilakukan sepenuhnya pada jaringan internet. Dengan kata lain komputasi ini dapat dilakukan dengan media komputer atau gadget dengan spesifikasi terrendah pun asalkan terkoneksi dengan jaringan internet tanpa harus menginstal aplikasi offline.  Misal biasanya kita menggunakan Ms. Word untuk mengolah kata, dengan layanan cloud maka kita hanya perlu membuka browser lalu buka situs (akun) cloud untuk melakukan pengolahan kata. Intinya kita tidak perlu menginstall aplikasi desktop untuk melakukan pekerjaan.

Saat ini banyak perusahaan penyedia jasa cloud computing, baik yang gratis ataupun berbayar. Untuk yang gratis contohnya google dengan layanan online storagenya, word processingnya, dan fitur-fitur yang lainnya. Untuk yang gratis biasanya dibatasi maksimum penyimpanan datanya. Dan untuk menambahkan kuota penyimpanan datanya biasanya pengguna akan ditawarkan untuk menggunakan layanan yang berbayar. Jumlah kuota penyimpanan data biasanya ada rangenya tersendiri untuk setiap harga yang ditawarkan.


Implementasi Cloud Computing di Bidang Pendidikan

Tuesday, 14 May 2013

Membuat Model Pohon dengan Addons Sapling pada Software Blender

Assalamu'alaikum warahamtullahi wabarakatuh

Hummm gini nih kalo udah kecanduan Blender, mau uts pun yang dipelajari bukan materi buat uts besok tapi malah buka-buka blender lagi. Udah nyaman banget rasanya, seperti menemukan dunia baru. (*wahaha berlebihan sekali kalimat yg terakhir)

Okay, kali ini saya akan berbagi bagaimana cara membuat pohon dengan cepat pada Blender. Tidak sedikit teman yang bertanya untuk hal ini. Hingga saya putuskan untuk menulis tutorial ini. Sebenarnya tutorialnya banyak di yutup, saya pun belajar Blender dari tutorial di yutup karena saya pikir video tutorial lebih asik daripada ebook, karena saya bisa menonton langsung apa yang dilakukan oleh tutornya. 

Woke langsung saja kita masuk ke pembahasannya. (*gegayaan bener bahasanyee)
jangan lupa baca Bismillahirrahmaanirrahiim dulu biar lancar :)
  1. Colokin listrik
  2. Nyalain komputernya
  3. Buka aplikasi Blender
  4. Nah sekarang buka menu File > User Preferences
  5. Pilih Tab Addons, lalu masukkan keyword "sapling" pada kolom search, centang (aktifkan) fitur sapling.

Monday, 13 May 2013

Image UV Texturing pada Blender, Blender Export2Ogre, MeshViewer, AR Openspace3D

Assalamu'alaikum warahamtullahi wabarakatuh

Hey kawan blogger, karena saya terlalu cinta sama si blender, makanya postingan saya lebih banyak tentang blender :) Dan kali ini saya akan berbagi cara untuk mengatasi texture yang seringkali tidak terbawa atau berwarna ungu. Selain itu saya juga akan memberikan cara untuk Export file blend manjadi mesh, lalu membukanya dengan Mesh Viewer, lalu coba di buka dengan Openspace3D untuk diaplikasikan pada AR. Wah banget kan tuh tutorialnya. Maka dari itu, simak baik-baik :)

Texture.. Selain dengan menggunakan material, pewarnaan objek di blender sering menggunakan texture. Dengan texture objek akan terlihat lebih real dan menarik, serta warnanya tidak monoton. Untuk keperluan sendiri mungkin tidak sering terjadi masalah, namun jika mengerjakan project secara kelompok, seringkali untuk yang belum mengetahuinya (termasuk saya) texturenya itu tidak terbawa bersama file .blendnya. Hal ini juga sering terjadi bagi mereka yang ingin membuat model untuk diaplikasikan pada AR. Nah kali ini saya akan coba memberi jawaban dari pertanyaan tersebut. hehe

Friday, 10 May 2013

Menggapai Bintang dengan Freestyle di Blender 2.67

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hey kawan blogger, mau liat ga karakater Blender buatan saya?
Hmm harus liat ya pokoknya, liat dan komentari. Karena saya butuh kritik dan saran dari kawan.


Nah gambar di atas itu buatan saya lhooo. Ngga percaya ya? Iya lah, si andi kan bisanya cuma bikin objek bulet doang atau kotak doang. Tapi asli lhoo ini buatan saya, "demi tuuuuuuukaaaang" sayur.. wahaha

Gambar di atas saya buat dengan Software Blender 2.67 dan dengan mengaktifkan fitur freestyle.

Sekian ya postingan saya. Intinya sih cuma minta kritik dan saran, untuk kemajuan diri saya khususnya. Dengan kritik dan saran dari kawan, saya akan tahu letak kekurangan saya.

Akhir kata, terima kasih dan ...

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Harry Potter - Golden Snitch Angry Birds -  Red Bird